Skip to content

Berapa Kadar Gula Darah Normal, Rendah Dan Tinggi?

Lakukan cek kadar gula darah normal anda dan selalu waspada terhadap gejala diabetes melitus

Bagi anda penderita diabetes melitus, kadar gula darah normal ialah suatu kebahagiaan yang diidam-idamkan. Sebab selama mengidap penyakit yang sering disebut dengan kencing manis ini, kadar gula selalu tinggi berada di atas batas normal. Dan dikala menjalani pemeriksaan, selalu saja anjuran dokter tentu menurunkan kadar gula paling tak mendekati angka normal. – Cakcip

Sembari mencari cara mengobati diabetes melitus sampai tuntas, anda diharuskan mempunyai tabel kadar gula normal dilengkapi dengan cara menurunkan kadar gula yang tinggi. Dengan mengetahui berapa angka kadar gula normal, akan sungguh-sungguh membantu upaya anda atau penderita diabetes untuk mengatur gula di dalam darah. Kecuali itu agar terhindar dari problem komplikasi diabetes yang selalu memata-matai penderitanya.

Seandainya anda belum mempunyai seluruh peralatan yang sebagaimana dijelaskan diatas, ada pantasnya membaca keseluruhan dari tulisan ini. Anda hanya butuh waktu sedikit saja untuk membacanya hingga selesei. Akan banyak faidah yang dapat anda jadikan acuan kesehatan terlebih perihal kadar gula darah.

TAK SAMPAI 25 MENIT ANDA AKAN SELESAI MEMBACA INFORMASI PENTING DISINI

Di Angka Berapa Kadar Gula Darah Normal, Tinggi Atau Rendah?

Yang dimaksud dengan kadar gula di dalam darah yaitu angka yang mengacu pada tingkat gula yang ada di dalam darah. Gula darah yang tinggi atau rendah dapat disebut dengan gula darah tak normal. Di dalam dunia kedokteran gula darah tinggi lazim disebut dengan hiperglikemia, sedangkan gula darah rendah disebut hipoglikemia. Orang dengan hiperglikemia, mereka lazimnya mengidap diabetes melitus.

Mengetahui berapa angka kadar gula sungguh sangat penting, bukan hanya bagi penderita diabetes, namun juga penting bagi orang sehat. Dengan tujuan untuk mengantisipasi dan menjaga diri agar tak hingga terjatuh ke diabetes melitus. Sedangkan bagi penderita diabetes, bertujuan untuk memegang kadar gula dan menjaga agar berada pada tahapan yang normal atau paling tak mendekatinya.

Kadar gula darah dapat ditentukan dari besarnya jumlah glukosa di dalam darah dengan volume tertentu. Biasanya tinggi rendah kadarnya diungkapkan atau diukur dalam satuan mg per dL (desi liter). Jumlah glukosa → dalam satuan mg, sedangkan jumlah darah → dalam satuan dL. Sebetulnya tubuh mempunyai kecakapan secara natural mengatur kadar gula ini dengan bantuan hormon insulin yang diciptakan oleh sel beta pankreas sebagai komponen dari homeostasis tubuh. Dengan demikian, bagi tubuh yang sehat akan mampu mempertahankan kadar gula pada batas normal.

Kadar Gula Darah Normal

Tinggi rendahnya kadar gula akan berubah-ubah, tergantung kapan mengukurnya yang berhubungan dengan waktu makan, serta berapa banyak makannya. Oleh sebab itu, terdapat beberapa macam hasil pengecekan kadar gula normal, diantaranya dikala puasa, dua jam sesudah makan, gula sesat atau sewaktu dan lain-lain. Berikut ini batas angka poin normalnya:

  • Gula Darah Puasa (GDP) → Cek/Tes yang dilaksanakan pada dikala seseorang tak makan atau minum sesuatu yang mengandung gula ± delapan jam terakhir. Angka normalnya → antara 80 dan 110 mg/dL → (Kadar terbaik)
  • Gula darah 2 jam sehabis/sesudah makan (GDPP) → Tes atau cek yang dilaksanakan (diukur) 2 jam sehabis/sesudah makan. Hasilnya kurang dari 140 mg/dL → (Kadar terbaik)
  • Gula Darah Sewaktu/Acak (GDS) → Pengevaluasian yang dilaksanakan kapan saja kecuali kedua waktu di atas. Angka normalnya yaitu antara 70 – 200 mg/dL.

Tabel diatas dapat dijadikan barometer batasan angka normal kadar gula darah. Angka tersebut tentu dapat berbeda sebagaimana dibeberkan sebelumnya. Usia seseorang juga mempengaruhi hasil cek pemeriksaan darah tiap orang.

Baca Juga : Diabetes Kering Dan Basah, Bedanya Apa?

Kadar Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia)

Selain kadar gula darah yang normal, terkadang seseorang juga mengalami apa yang namanya kadar gula tinggi. Yakni kadar yang melebihi batasan normal dan dalam dunia medis disebut dengan hiperglikemia. Keadaan yang seperti ini, seandainya tak dilakukan penangan dan berlangsung terus menerus karenanya akan berpotensi jatuh ke penyakit diabetes melitus atau kencing manis. Dan bagi penderita diabetes melitus, gula darah tinggi juga sangat membahayakan. Rincian angka kadar gula tinggi dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Gula Darah Sewaktu > 200 mg/dL
  • Gula Darah Puasa > 126 mg/dL
  • Tes A1C yang sama atau lebih besar dari 6,5 %. A1C atau HbA1C → Tes darah yang memberikan ilustrasi kadar gula darah (rata-rata tiga bulan terakhir)
  • Tes toleransi glukosa oral dua jam dengan poin lebih dari 200 mg / dL

Angka yang dicantumkan di atas dapat anda jadikan acuan, tapi untuk diagnosis diabetes melitus wajib ditegakkan atas dasar pertimbangan gejala klinis juga. Tak dapat segera memastikan bahwa dengan kadar gula tinggi karenanya positive terkena diabetes melitus. Sehingga sungguh-sungguh diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Jadi perlu dipahami, orang normal yang tak menderita diabetes melitus juga dapat terkena hiperglikemia.

Gula darah tinggi dapat terjadi dikala tubuh tak mempunyai kecukupan insulin → hormon yang dilepas oleh pankreas yang berfungsi menyebarkan gula dari darah ke seluruh sel-sel tubuh, agar dapat diproses dan dirubah menjadi daya. Hiperglikemia ini juga dapat terjadi dikarenakan sel-sel tubuh tak peka kepada hormon insulin, sehingga gula dari darah tak dapat masuk ke dalam sel untuk diproses.

Gangguan seperti ini akan sering dialami oleh seseorang atau penderita diabetes yang tak memperhatikan gaya hidup sehat. Pola makan yang tak sehat, kurangnya kesibukan jasmani seperti berolahraga, atau lupa mengonsumsi obat diabetes atau insulin bagi penderita diabet. Selain itu, gula darah tinggi pada penderita diabetes juga dapat dipicu oleh stress, infeksi, atau sebab mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Biasanya orang dengan hiperglikemia akan mendapatkan kode dari tubuhnya. Antara lain tanda-tandanya yaitu badan terasa lelah, nafsu makan sungguh-sungguh tinggi, muatan tubuh turun drastis, sering merasa haus dan sering buang air kecil. Seandainya kadar glukosa dalam darah menyentuh angka 350 mg/dL atau lebih, gejala yang dapat muncul yaitu sungguh-sungguh haus, penglihatan terganggu, pusing, gelisah, dan penurunan kesadaran. Disamping itu, kulit akan kelihatan memerah, kering, dan terasa panas.

Seandainya tak segera diambil penanganan, kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi dapat memunculkan ketoasidosis diabetikum atau sindrom hiperglikemi hiperosmolar, yang sungguh-sungguh berbahaya dan dapat berdampak fatal. Selain itu, kadar glukosa di dalam darah tinggi dalam jangka waktu lama tanpa tindakan pengobatan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada gigi dan gusi, problem pada kulit, osteoporosis, gagal ginjal, kerusakan saraf, kebutaan, serta penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) atau disebut dengan komplikasi.

“Kesehatan selalu tampak sangat berharga setelah kita kehilangannya.” – Jonathan Swift

Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Dikatakan kadar gula darah rendah dikala glukosa di dalam darah menampakkan angka di bawah normal, yaitu tak hingga 70 mg/dL. Gejala-gejala yang mungkin akan dialami dikala terjadi gangguan kadar gula rendah (hipoglikemia) antara lain:

  • Gangguan penglihatan seperti penglihatan ganda atau pandangan kabur
  • Jantung berdegub cepat atau detak jantung cepat
  • Merasa gugup dan gemetar
  • Kerap sakit kepala
  • Mudah lapar dan sering berkeringat
  • Kesemutan atau mati rasa pada kulit
  • Lemas atau lemah dan tak dapat berfokus
  • Mual-mual

Keadaan ini tak hanya dialami oleh orang normal, namun juga lazim dan banyak terjadi pada penderita diabetes melitus. Sebab para penderita diabetes memang disarankan untuk menjaga kadar glukosa dalam darah, dengan cara mengonsumsi obat anti diabetes. Seperti insulin dengan dosis tinggi yang dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah secara berlebihan.

Penderita diabetes tipe 1 tak mempunyai kecukupan jumlah hormon insulin yang memadai. Oleh sebab itu, diperlukan tambahan insulin dari luar yang umumnya berupa injeksi atau suntikan. Namun seandainya dosis yang diberi terlalu tinggi, insulin dapat membikin gula darah menjadi turun drastis. Hal yang demikian dapat terjadi sebab penderita diabetes tak mengiringi injeksi insulin dengan asupan makanan bernutrisi yang cukup. Sehingga keseimbangan tubuh menjadi bermasalah.

Selain itu, banyak situasi yang menjadi penyebab dari turunnya kadar glukosa dalam darah. Misalnya, olahraga yang berlebihan yang menguras energi. Di bawah ini beberapa penyebabnya lainnya orang dapat terkena hipoglikemia:

  • Terlalu banyak konsumsi minuman mengandung alkohol
  • Menderita penyakit tertentu, seperti hepatitis, anoreksia nervosa, atau tumor pada pankreas sehingga ikut mempengaruhi situasi
  • Kekurangan hormon tertentu
  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya quinine
  • Tanpa sengaja mengonsumsi obat anti diabetes milik orang lain yang kondisinya berbeda dengan yang dialaminya

Kadar gula yang rendah dapat mengakibatkan tubuh terasa lemas dan tak bertenaga. Seandainya didiamkan begitu saja tanpa ada penindakan apapun, situasi ini berpotensi mengundang penyakit lainnya seperti stroke, koma malah bisa menuju kematian.

Cek Rutin Kadar Gula Darah Normal

Cek pemeriksaan glukosa di dalam darah bertujuan untuk mengetahui berapa kadar glukosa darah yang dimiliki orang tersebut. Cek ini tak hanya disarankan bagi yang telah merasakan gejala-gejala diabetes melitus ataupun yang telah didiagnosa menderita sakit diabetes. Namun, Tes ini juga disarankan bagi orang-orang normal dan yang mempunyai riwayat diabetes dalam keluarganya.

Adapun cara untuk mengetahui kadar gula yakni dengan mengerjakan Tes darah. Tes darah ini bermanfaat untuk memonitor atau mengontrol kadar glukosa darah dalam tubuh anda, agar tak keluar atau berada pada batas normal. Dan bagi penderita diabetes melitus bermanfaat untuk upaya mereka memantau kadar gula agar berada pada angka target pengobatan yang sedang dilaksanakan.

Baca Juga : Berapa Biaya Pengobatan Diabetes Melitus?

Melakukan Test Gula Darah Secara Mandiri

Untuk memeriksa berapa kadar gula darah, anda memilih diantara banyak opsi untuk melakukannya. Pilihan pertama anda dapat pergi ke klinik terdekat untuk melakukannya. Cara kedua dapat juga melakukan di rumah sakit atau puskemas. Dan opsi yang terakhir anda dapat juga melakukannya sendiri di rumah tanpa  keluar rumah.

Hari ini telah banyak tersedia alat tes gula darah yang sederhana, pun ada juga yang plus Tes kolesterol dan kadar asam urat. Alat tersebut dapat dimiliki secara pribadi sehingga dapat anda manfaatkan untuk mengontrol serta memantau kadar gula. Tentu alat tesebut sungguh-sungguh berguna apalagi seandainya anda mengonsumsi obat yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula sehingga berisiko mengalami hipoglikemia atau kadar gula yang rendah.

Seandainya anda memang ingin membeli alat Tes gula darah agar dapat mengerjakan Tes secara mandiri, sebaiknya anda berkonsultasi dulu pada dokter yang menangani anda. Pastikan bahwa anda telah paham dan mengerti betul cara menerapkan alat tersebut dan bagaimana mengambil sampel darah secara tepat.

Mengenai seberapa sering cek pemeriksaan guldar, tiap orang akan berbeda-beda. Ini tergantung dari terapi pengobatan apa yang sedang dilaksanakan. Biasanya, seandainya anda diberi beberapa obat yang berpotensi membikin gula darah menurun drastis, karenanya anda dipinta untuk sering mengerjakan pemeriksaan kadar gula di dalam darah. Untuk memastikannya, lebih bagus anda segera bertanya pada dokter yang menangani anda mengenai seberapa sering anda wajib mengerjakan cek guldar.

Anda dapat mendapatkan alat Tes gula darah, cek kolesterol dan cek asam urat dalam 1 package di cakcip. Dengan begitu, selain dapat mengecek secara teratur kadar gula, anda dapat juga mengecek kadar kolesterol juga asam urat. Metode pengecekannya sungguh-sungguh sederhana sekali, seandainya pun masih belum pernah memakainya maka akan diberi tahu oleh customer servis kami.

Sedangkan untuk mendapatkan hasil pengecekan yang memuaskan dengan angka kadar gula, anda dapat berikhtiar dengan konsumsi rutin Alga Gold Cereal  Diabetes. Nutrisi terbaik yang terbuat dari bahan-bahan pilihan dan diracik oleh ahlinya. Anda dapat mengonsumsi Alga Gold Cereal sebagai gizi pendamping dari resep utama yang diberi oleh dokter. Dengan rutin mengonsumsi Alga Gold, kesembuhan yang anda harapkan akan semakin pesat terealisasi.

LIHAT TESTIMONI PENGGUNA ALGA GOLD CEREAL DI BAWAH INI

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *