Jual Air Zamzam Asli Di Surabaya

Pernahkah terbesit dalam benak kita mengapa setiap jamaah haji dan umroh selalu membawa Oleh-oleh spesial ketika pulang dari ibadah mereka? Lalu seperti apa oleh-oleh tersebut? Pertama mungkin yang bakal terbayang adalah air minum dari sumber air abadi dan tak pernah kering itu. Ya, air zamzam namanya. Salah satu oleh-oleh yang paling populer dari Tanah Haram.

Siapa yang tidak tahu dengan air zamzam? Tentunya sebagian besar penduduk dunia mengetahuinya, terutama bagi seorang muslim. Iya Air Zamzam menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan sejarah Islam yang panjang. Air ini diyakini sebagai air suci yang menyimpan khasiat dan keberkahan tersendiri bagi umat muslim yang meminumnya.

Jual Air Zamzam Asli Di Sidoarjo Surabaya Malang

Sejarah Munculnya Zamzam

Disebutkan oleh Imam al Bukhari dalam Shahih-nya, dari hadits Ibnu ‘Abbas. Suatu saat, ketika berada di Mekkah, Nabi Ibrahim menempatkan istrinya Hajar dan anaknya Ismail di sekitar Ka`bah, di suatu pohon besar yang berada di atas sumur Zam-Zam. Waktu itu, tidak ada seorangpun di Mekkah, melainkan mereka bertiga. Setelah Nabi Ibrahim Alaihissalam meletakkan kantong berisi kurma dan air, iapun beranjak pergi. Namun Hajar mengikutinya seraya mengatakan,”Wahai Ibrahim, kemanakah engkau akan pergi dengan meninggalkan kami sendiri di tempat yang tiada manusia lain, atau yang lainnya?”

Pertanyaan itu ia ulangi terus, tetapi Nabi Ibrahim tidak menengok kepadanya. Sampai akhirnya Hajar berseru kepadanya,”Apakah Allah yang menyuruhmu melakukan hal ini?”

“Ya,” jawab Nabi Ibrahim.

“Kalau begitu, Allah tidak akan menyengsarakan kami,” seru Hajar. Kemudian kembalilah Hajar ke tempatnya, dan Nabi Ibrahim terus melanjutkan perjalanannya.

Sesampainya di Tsaniyah -jalan bebukitan, arah jalan ke Kada`. Rasulullah ketika memasuki Mekkah juga melewati jalan tersebut- dan keluarganya tidak dapat melihatnya lagi, Nabi Ibrahim menghadap ke arah Baitullah, lalu mengangkat kedua tangannya seraya berdoa : “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka, dan beri rizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur” [Ibrahim/14 : 37]

Ibunda Ismail menyusui anaknya dan meminum dari kantong air tersebut. Hingga akhirnya air itupun habis, dan anaknya kehausan. Dia melihat anaknya dengan penuh cemas, karena terus menangis. Dia pun pergi untuk mencari sumber air, karena tidak tega melihat anaknya kehausan.

Pergilah dia menuju bukit terdekat, yaitu bukit Shafa, dan berdiri di atasnya. Pandangannya diarahkan ke lembah di sekelilingnya, barangkali ada orang disana. Akan tetapi, ternyata tidak ada.

Dia pun turun melewati lembah sampai ke bukit Marwa. Berdiri di atasnya dan memandang barangkali ada manusia di sana? Tetapi, ternyata tidak juga. Dia lakukan demikian itu hingga tujuh kali.

Ketika berada di atas bukit Marwa, dia mendengar ada suara, dia berkata kepada dirinya sendiri, “Diam!” Setelah diperhatikannya ternyata memang benar dia mendengar suara, kemudian dia pun berkata, “Aku telah mendengar, apakah di sana ada pertolongan?”

Tiba-tiba dia melihat Malaikat Jibril, yang mengais tanah dengan kakinya (atau dengan sayapnya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang lain), kemudian memukulkan kakinya di atasnya. Maka keluarlah darinya pancaran air.

Hajar pun bergegas mengambil dan menampungnya. Diciduknya air itu dengan tangannya dan memasukkannya ke dalam tempat air. Setelah diciduk, air tersebut justru semakin memancar. Dia pun minum air tersebut dan juga memberikan kepada putranya, Ismail. Lalu Malaikat Jibril berkata kepadanya, “Jangan takut terlantar. Sesungguhnya, di sinilah Baitullah yang akan dibangun oleh anak ini (Ismail) bersama ayahnya. Dan sesungguhnya, Allah tidak akan menelantarkan hambanya.”

Beberapa waktu kemudian, datanglah orang-orang dari kabilah Jurhum turun di lembah Makkah. Mereka turun karena melihat burung -burung yang berputar-putar. Mereka berkata,”Burung ini berputar-putar di sekitar air. Kami yakin di lembah ini ada air,” lalu mereka mengirim utusan, dan ternyata benar mereka mendapatkan air. Utusan itupun kembali dan memberitahukan kepada orang-orang yang mengutusnya tentang adanya air. Merekapun kemudian mendatanginya, dan meminta izin dari Ummu Ismail, bahwa mereka akan mampir ke sana. Ummu Ismail pun mempersilahkan dengan syarat, bahwa mereka tidak berhak memiliki (sumber) air tersebut, dan kabilah Jurhum inipun setuju.

Grosir air zamzam murah Surabaya

Zamzam (Bahasa Arab:زمزم berarti banyak, melimpah-ruah) adalah air yang dianggap sebagai air suci oleh umat Islam.

Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah, berkedalaman 42 meter.

Hadis Tentang Khasiat Air Zam-zam

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُؤَمَّلِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا الزُّبَيْرِ يَقُولُ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Artinya:

“Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar; telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim berkata; Abdullah bin Mu`ammal berkata; bahwa ia mendengar Abu Az Zubair berkata; Aku mendengar Jabir bin Abdullah radliallahu ‘anhu, ia berkata; Aku mendengar Rasulullah bersabda: ‘Air Zam-zam (berkhasiat) sesuai dengan niat (tujuan) diminum (oleh penggunanya)’.”

Keistimewaan Air Zamzam

Berbagai penelitian ilmiah yang dilakukan untuk menguji air zamzam membuktikan air spesial ini memiliki keunikan dalam sifat alaminya dan kimiawinya. Air zamzam adalah air karbonasi yang tajam dan kaya akan unsur-unsur dan komposisi kimia bermanfaat yang mencapai sekitar 2.000 miligram per liternya. Bandingkan dengan presentase garam air sumur bor Mekah al-Mukarramah dan oase-oase di sekitarnya yang hanya mencapai 260 miligram per liternya. Hal ini mengisyaratkan jauhnya sumber mata air zam-zam dari sumber-sumber air lain yang berada di sekitar Mekah al-Mukarramah. Di samping mengisyaratkan keunikannya dibanding air zam-zam lain dari segi kandungan zat kimia dan sifat alaminya.

 

Agen air zamzam asli Surabaya Mojokerto

Termasuk keistimewaan air zamzam, ia juga sulit mengkristal meskipun disimpan di tempat dingin sekalipun prosesya dilipatgandakan 1000 kali lipatnya air yang sudah diseterilkan (distilled water).

Unsur-unsur kimia yang terkandung dalam air zamzam dapat dibagi menjadi ion-ion (bagian terkecil yang berisi muatan listrik) positif yang terdiri atas ion sodium (sekitar 250 miligram per liternya), ion kalsium (sekitar 200 miligram per liternya), potasium (unsur kimia halus dan berwarna putih – sekitar 120 miligram per liternya), dan magnesium (logam berwarna perak yang bercahaya kalau dibakar – sekitar 50 miligram per liternya). Selain itu juga terdapat ion-ion negatif yang terdiri atas ion sulfat (garam asam belerang – sekitar 372 miligram per liternya), bikarbonat (sekitar 366 miligram per liternya), netrat (garam asam sendawa – sekitar 273 miligram per liternya), fosfat (sekitar 25,0 miligram per liternya) dan ammonia (sekitar 6 miligram per liternya).

Setiap komposisi dari sekian banyak komposisi kimia ini masing-masing mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan vitalitas sel-sel tubuh manusia dan mengganti kekurangan komposisi kimia di dalam sel-sel tersebut. Dan sudah terbukti bahwa ada keterkaitan yang erat antara kekurangan komposisi kimia tubuh manusia dengan berbagai macam penyakit.

Sudah diketahui pula bahwa air mineral yang layak maupun tidak layak diminum telah digunakan untuk terapi pengobatan dari berbagai macam penyakit sejak berabad-abad yang lalu. Air mineral yang layak diminum telah membuktikan perannya dalam penyembuhan sejumlah penyakit, misalnya keasaman perut, kesulitan percernaan dan berbagai penyakit pembuluh darah koroner (angina pectoris – nyeri dada yang mencekam dan pembekuan atau penggumpalan pada pembuluh darah), dan lain-lain. Sedangkan air mineral yang tidak layak diminum tetap bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, reumatik, radang otot dan urat, dan lain-lain. Secara umum, peran air mineral tersebut adalah untuk meningkatkan kelancaran peredaran darah atau berperan sebagai pengganti kerusakan berbagai unsur di dalam tubuh pasien pengidap penyakit.

Kesimpulan

Dengan demikian, air zamzam yang secara sains mengandung unsur/zat yang sangat bermanfaat memiliki kaitan yang sangat erat dengan penyembuhan penyakit. Oleh karena itu, pengertian dari kalimat lima syuriba lah dalam hadis tersebut lebih tepat dimaknai dengan ikhtiar medis, baik sebagai tindakan preventif maupun terapis.

Jadi, hadis tentang air zamzam tidak bertentangan dengan sains, justru memiliki kaitan yang sangat erat dengan sains. Hadis tersebut menginformasikan kelebihan air zam-zam yang dapat dikonsumsi untuk kepentingan kesehatan, karena kadar kandungan zat dalam air tersebut melebihi air mineral yang paling bagus sekalipun, di samping untuk tujuan peningkatan keimanan dengan merasakan, menyelami, dan menghayati tanda kebesaran ciptaan Allah , sehingga memiliki kesadaran spiritual dalam setiap langkah dalam kehidupan di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *